Created With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.com     Created With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.com     Created With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.com     Created With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.com




Im just an ordinary woman. But some people say Im an extraordinary woman :) Love something that make me smile, make a friend...


Lilypie Kids birthday Ticker

May Allah SWT bless you with love, wisdom, pure, happy, usefull knowledgeable to be share with others :)

www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from y_nugraheni_2000. Make your own badge here.

. : Message : .

   


Free Web Site Counter
Free Web Site Counter


<< February 2010 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28


. : Hayya'ala Sholat: .




. : Splash : .


"Ya Rabbi, anugerahkanlah hamba salah seorang hambaMu yang sholeh yang dapat menjadikan hamba seorang istri yang sholehah, yang dapat menjadikan hamba ibunda dari para jundi-jundiMu, yang dapat membantu hamba menegakkan dienMu, membahagiakan kedua orang tua kami, meninggalkan dunia ini dalam keadaan khusnul khatimah, dan menjadikan hamba akhlus surga .. Amin ya Allah ya robbal alamin.."


¡°Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a¡¯yuniw waj¡¯alnaa lil muttaqiina imaamaa!¡±


"Ya Tuhan kami anugrahilah kami suami-suami(istri-istri) dan keturunan kami sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yg bertqwa¡±


"Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepadaMu dengan ilmu pengetahuanMu dan aku mohon kekuasaanMu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaanMu. Aku mohon kepadaMu sesuatu dari anugerahMu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini lebih baik dalam agamaku dan akibatnya terhadap diriku di dunia dan akhiratku, berikanlah untukku, mudahkan jalannya, dan berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkanlah persoalan tersebut, dan jauhkanlah aku daripadanya, takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikkan itu berada, kemudian berilah kerelaanMu kepadaku"


"Laa tahzan innallaha ma'anaa"


"Janganlah bersedih karena sesungguhnya Allah bersama kita"


"Allahumma nawwirqalbi,binuri hidayatika,kama nawwartal'ardha binuri shamsika,abadan abada,birahmatika ya arhamarrahimin."


"Ya Allah, terangi hatiku dgn petunjukMu sebagaimana Kau terangi bumi dengan cahaya mentariMu, selama-lamanya dengan rahmatMu wahai Yg Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."


"100 Langkah Menuju Kesempurnaan Iman"


"1. Bersyukur apabila mendapat nikmat"


"2. Sabar apabila mendapat kesulitan"


"3. Tawakal apabila mempunyai rencana/ program"


"4. Ikhlas dalam segala amal perbuatan"


"5. Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan"


"6. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan"


"7. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan"


"8. Jangan usil dengan kekayaan orang"


"9. Jangan hasud dan iri atas kesuksesan orang"


"10. Jangan sombong kalau memperoleh kesuksesan"


"11. Jangan tamak/ pelit kepada harta"


"12. Jangan terlalu ambisius akan sesuatu kedudukan"


"13. Jangan hancur karena kezaliman"


"14. Jangan goyah karena fitnah"


"15. Jangan bekeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri"


"16. Jangan campuri harta dengan harta yang haram"


"17. Jangan sakiti perasaan ayah dan ibu"


"18. Jangan usir orang yang meminta-minta"


"19. Jangan sakiti anak yatim"


"20. Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar"


"21. Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil"


"22. Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid)"


"23. Lakukan shalat dengan ikhlas dan khusyu"


"24. Lakukan shalat fardhu di awal waktu, berjamaah dan di masjid"


"25. Biasakan shalat malam"


"26. Perbanyak dzikir dan do'a kepada Allah"


"27. Lakukan puasa wajib dan puasa sunat"


"28. Sayangi dan santuni fakir miskin"


"29. Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah"


"30. Jangan marah berlebih-lebihan"


"31. Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan"


"32. Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah"


"33. Berlatihlah konsentrasi pikiran"


"34. Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi"


"35. Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syetan"


"36. Jangan percaya ramalan manusia"


"37. Jangan terlampau takut miskin"


"38. Hormatilah setiap orang"


"39. Jangan terlampau takut kepada manusia"


"40. Jangan sombong, takabur dan besar kepala"


"41. Bersihkan harta dari hak-hak orang lain"


"42. Berlakulah adil dalam segala urusan"


"43. Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah"


"44. Bersihkan rumah dari patung-patung berhala"


"45. Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran"


"46. Perbanyaklah & menyambung silaturahmi"


"47. Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam"


"48. Bicaralah secukupnya, jangan berbicara dengan berteriak"


"49. Beristri/ bersuami kalau sudah siap segala-galanya"


"50. Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu"


"51. Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur"


"52. Jauhkan diri dari penyakit-penyakit bathin"


"53. Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga"


"54. Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan tidak berlebihan"


"55. Hormatilah kepada guru dan ulama"


"56. Sering-sering bershalawat kepada nabi"


"57. Cintailah keluarga Nabi Muhammad SAW"


"58. Jangan terlalu banyak hutang ataupun royal"


"59. Jangan terlampau mudah berjanji"


"60. Selalu ingat akan saat kematian dan sadar bahwa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara"


"61. Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti mengobrol yang tidak berguna"


"62. Bergaullah dengan orang-orang shaleh"


"63. Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar"


"64. Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu"


"65. Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita"


"66. Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi, balaslah dengan kebaikan"


"67. Jangan membenci seseorang karena paham dan pendirian ataupun beda pendapat"


"68. Jangan benci kepada orang yang membenci kita"


"69. Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuai pilihan"


"70. Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan"


"71. Jangan melukai hati orang lain"


"72. Jangan membiasakan berkata dusta"


"73. Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian"


"74. Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab"


"75. Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan"


"76. Hormati orang lain yang lebih tua dari kita"


"77. Jangan membuka aib orang lain ataupun berburuk sangka"


"78. Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita"


"79. Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana"


"80. Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan"


"81. Jangan minder karena miskin dan jangan sombong karena kaya"


"82. Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara"


"83. Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain"


"84. Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara"


"85. Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa"


"86. Hargai prestasi dan pemberian orang"


"87. Jangan habiskan waktu untuk sekedar hiburan dan kesenangan"


"88. Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan"


"89. Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuai dengan norma-norma agama dan kondisi diri kita"


"90. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan fisik atau mental kita menjadi terganggu"


"91. Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana"


"92. Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita"


"93. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu, dan jangan berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina"


"94. Jangan cepat percaya kepada berita jelek yang menyangkut teman kita, sebelum dicek kebenarannya"


"95. Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban"


"96. Sambutlah uluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan"


"97. Jangan memforsir diri untuk melakukan sesuatu yang di luar kemampuan diri"


"98. Waspadalah akan setiap ujian, cobaan, godaan dan tantangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan"


"99. Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan kerusakan"


"100. Jangan sukses di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan memiskinkan orang"


"Ketika aku memohon kekuatan, Allah memberiku kesulitan-kesulitan untuk membuatku kuat"


"Ketika aku memohon kemakmuran, Allah memberiku otak dan tenaga untuk bekerja"


"Ketika aku memohon keteguhan hati, Allah memberiku bahaya untuk diatasi"


"Ketika aku memohon cinta, Allah memberiku orang-orang untuk ditolong"


"Ketika aku memohon kemurahan/kebaikan hati, Allah memberiku kesempatan-kesempatan"


"Ternyata, Allah Maha Baik, aku tidak hanya memperoleh apa yang aku inginkan, tetapi aku juga memperoleh segala yang aku butuhkan."


"Hidup telah mengajariku"

"Bahwa di sekolah, kita belajar kemudian baru menghadapi ujian, Tapi dalam hidup ini, kita menghadapi ujian dan setelah itu kita belajar, Hidup telah mengajariku"

"Bahwa seseorang lebih baik menyesali kekeliruan yang telah ia lakukan, Dari pada menyesali apa yang belum ia lakukan, Karena seseorang bisa belajar dari kekeliruannya, Dan tidak belajar bila ia tidak melakukan apa-apa."


"Hidup telah mengajariku"

"Bahwa kebahagiaan tidak diperoleh dengan kehidupan yang tanpa masalah, Tapi kebahagiaan dapat diperoleh dengan mengatasi masalah dalam hidup."


"As long as I have a choice in the matter, I shall live only in a country where civil liberty, tolerance, and equality of all citizens before the law prevail. [Albert Enstein]"







This blog just a piece of my episode, like puzzle, I wish I can arrange my puzzle of live.

And the stuff is some nice, happy, lough, sad, tears, silly, amaze, fortunately, curoisity, hope, wish, illusion, opinion, gossip, trash, disappointment, hate, may be lying, but of corse with guidline, science, a little candle, all people who love me so much, belief n direction from God I can pass all hindrance, because I just an actor not a play director.

Please pray for me :)


. : Links Religi : .


.Menuju Era Dakwah Tanpa batas.
.Cakrawala Informasi dan Inspirasi.
.Eramuslim.
.Swaramuslim.
.Bumi Islam.
.Islamic Digital Library.
.Majalah Ummi Online.
.PKS Online.
.Rumah Zakat.
.Harun Yahya Seruan Kepada Kebenaran.
.Palestina.
.Quotes Muhammad.
.Al Azhar University.
.Salam.
.Kota Santri.
.Islamic Link.
.Forum Lingkar Pena.
.Qommunity Radio Germany.
.Muslim Baby Names.
.KMII Jepang.
.IMB v 2.0.
.Pena, Ilmu & Amal.
.Galeri Keadilan.
.Hudzaifah Trisaksi.
.Al Ikhwan.
.Sinai Mesir.
.Cinta Islam.
.Muslim Diary.
.Ukhuwah.
.Perpustakaan Islam.
.Syariah-Online.
.Jilbab-Online.
.Kamus.
.Save Palestine.

. : Other Links : .


.Wikipedia Indonesia.
.Encyclopedia.
.Psikologi.
.Detik.
.Ilmu Komputer.
.Kataku=Kamus Online.
.Info LINUX.
.Cybersastra.
.Klub Buku Indonesia.
.Femina On-Line.
.Indonesia Hospital Medical Equipment.
.Ketawaketiwi.
.Penulis Resensi Buku.
.Club Sastra Bentang.
.Buku Yang Kubaca.
.Ayah Bunda Online.
.Sinema Indonesia.
.Milis Beasiswa.
.Kutu Buku.
.Kamus Online.
.Daftar ke Google.
.Bayi Us.
.Anak2 Bio 2.
.Kiss design Website.
.Pustaka eBook.
.Penulis Lepas.
.Nanyang Technological University.

. : Blogger Male : .


.Bapak Blog Indonesia.
.Komandan IMB.
.Jay Adalah Yulian.
.Syahrani's Weblog.
.Priyadi's Place.
.AN.
.Rembulan.
.Deepblue.
.Dudung.Net.
.Ancaisme.
.Spidermancold.
.Ed7.
.Akmal.
.Dhika.
.Dhika DG.
.Agus Syafii.
.Achedy.
.ARS.
.Jonru.
.Bayu Gawtama.
.Suluk.
.AwanDiga.
.Penakayu.
.Wahyu's blog.NET.
.Cerita Acha.
.Lukman Nul Hakim.
.Baiturrahmah.
.Taman Hati Abdurahman Faiz.

. : Blogger Female : .


.Nita's Footprints.
.Negeri Senja.
.Helvy TR.
.Islah Setiap Desah Nafas.
.All About Ti2n.
.Fira Basuki.
.Dunia Kecil.
.Icha Rahmanti Website.
.Ninit Yunita.
.Teman Baik.
.Rumah Baru Shant.
.Sihir Cinta.
.Dian Weblog.
.Catatan Ratna.
.Ukhti Humaira.
.Cahaya Mata.
.Simfhoni Penaku.
.Bundakirana.
.Vitasari.
.Dwiafrianti.
.DanIda.
.Hanum.
.Asma Nadia.
.Yentri.
.Dhina Fitriani.
.Ukh Sari.
.neng Titi.
.Banana Talk.
.Unisa.
.Mart Siska Anggraeni.
.Lu'lu-Spiritual Beauty Centre.
.sekelumit perjalanan seorang titin septian.
.Miracle of My Journey

. : Blogger Family : .


.Keluarga Nugraha.
.Jalan Kenangan.
.Nasution Fam.
.Familiedyka.
.Simalanggang Family.
.Rencana Keluarga Asih.
.Robbies Family.
.Vitasari Family.
.Keluarga Muslim Belanda.
.Keluarga Kuntoro-Saida.

. : A Second of Time, Just A Recycle n Trash : .


.Kumpulan Hikmah.
.Impian Keluarga.
.My Episode.
.Yang Terhapus.
.Yang Norak di Yahoo 360.
.Catatan Lain.

. : Komunitas Blogger : .


.Muslim Blog.
.Wanita Sunda Antar Benua.



If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed


Friday, February 05, 2010
Farrasku

ini foto terbaru si ganteng sholehku M Farras Haidar...dah lama ga nampangin foto dr pd ga update jd gpp la update foto :D

Posted at 04:23 pm by ynugraheni
Make a comment  

Wednesday, January 27, 2010
Dari Teman :P

PEREMPUAN YG DICINTAI SUAMIKU


Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.

Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.

Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang.

Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja makan berdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.

Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan anak2 kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.

Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahun pernikahan kami. Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha, temannya Mario saat dulu kuliah.

Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan2 waktu berhenti berputar dan terpana dengan kalimat2nya yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki2 maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.

Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.

Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya. Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan.

Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa dengan suara riangnya,

" Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini ? tidak mau makan juga? uhh… dasar anak nakal, sini piringnya, " lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan….aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun !

Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya. Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.

Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir tiba2, membawakan donat buat anak2, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan2, kadang mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu2.

Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak dihatinya.

Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta , aku tidak pernah menyangka, hatikupun akan mendung, bahkan gerimis kemudian.

Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka password email Papa nya, dan memanggilku, " Mama, mau lihat surat papa buat tante Meisha ?"

Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,

Dear Meisha,

Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya, karena dia ibu dari anak2ku.

Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2 mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu, tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik2 terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku menikahinya.

Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon2 beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti pepohonan di hutan2 belantara yang tidak pernah minta disirami, namun tumbuh dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.

Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang lain dan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun ada tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you are the only one in my heart.

yours,

Mario

Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku.

Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Dia mencintai perempuan lain.

Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.

Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan tabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja, lalu aku belikan motor untuk mengantar dan menjemput anak2ku. Mario merasa heran, karena aku tidak pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju. Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran, sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.

Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.

Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap merawatnya dengan setia. Biarlah dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya. Dengan pura2 tidak tahu, aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya.

**********

Setahun kemudian…

Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang. Tanah pemakaman itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.

" Mario, suamiku….

Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku begitu terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau melakukan apa saja untukku…..

Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.

Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, " kenapa, Rima ? Kenapa kamu mesti cemburu ? dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi istriku ?"

Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.

Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah wanita yang sempurna yang engkau inginkan.

Istrimu,

Rima"

Di surat yang lain,

"………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi sedingin es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha……"

Disurat yang kesekian,

"…….Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.

Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak lagi marah2 padamu, aku tidak lagi suka membanting2 barang dan berteriak jika emosi. Aku belajar masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu meneleponmu, untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit saat engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….

Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap berusaha dan menantinya…….."

Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya… dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya.

Disurat terakhir, pagi ini…

"…………..Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun lalu engkau tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang, karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar membuatnya dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai motor.

Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak sakit.

Tahukah engkau suamiku,

Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda2 cinta mulai bersemi dihatimu ?………"

Jelita menatap Meisha, dan bercerita,

" Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan, Ketika mama menyeberang jalan, tiba2 mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante….. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……" Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit di hatinya, tapi dia sangat dewasa.

Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima membacanya.

Dear Meisha,

Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah2 dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba2 aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai bergetar…. Inikah tanda2 aku mulai mencintainya ?

Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku….

Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah terjadi, Mario. Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.

Jakarta , 7 Januari 2009  (dedicated to my friend....may you rest in peace...)

Posted at 10:29 am by ynugraheni
Make a comment  

Wednesday, October 08, 2008
Mother How R U today

ibu…
 

Ini adalah tulisan yang sangat indah.
Bacalah dengan lambat, cernalah setiap kata dan nikmati lah

Jangan tergesa. Ini adalah harta karun


Bagi yang beruntung masih mempunyai ibu, ini indah

Bagi yang sudah tidak punya, ini lebih indah lagi

Bagi para ibu, kamu akan mencintainya



Sang ibu muda, melangkahkan kakinya di jalan kehidupan.

'Apakah jalannya jauh?' tanyanya.

Pemandunya menjawab: 'Ya, dan jalannya berat.

Kamu akan jadi tua sebelum mencapai akhir perjalanan ini...

Tapi akhirnya lebih bagus dari pada awalnya.'


Tetapi ibu muda itu sedang bahagia. Ia tidak percaya bahwa akan ada yang lebih baik
Dari pada tahun-tahun ini.

Karena itu dia main dengan anak-anaknya, mengumpulkan bunga-bunga untuk mereka

Sepanjang jalan dan memandikan mereka di aliran sungai yang jernih...

Mata hari bersinar atas mereka. Dan ibu muda itu berseru:

'Tak ada yang bisa lebih indah daripada ini.'



Lalu malam tiba bersama badai.
Jalannya gelap, anak-anak gemetar ketakutan dan ketakutan.

Ibu itu memeluk mereka dan menyelimuti mereka dengan mantolnya.

Anak-anak itu berkata: 'Ibu, kami tidak takut, karena ibu ada dekat.

Tak ada yang dapat menyakiti kami.'



Dan fajar menjelang. Ada bukit menjulang di depan mereka. Anak-anak memanjat dan
menjadi lelah. Ibunya juga lelah. Tetapi ia terus berkata kepada anak-anaknya:

'Sabar sedikit lagi, kita hampir sampai.' Demikianlah anak-anak itu memanjat terus.

Saat sampai di puncak, mereka berkata :" Ibu, kami tak mungkin melakukannya tanpa Ibu" 


Dan sang ibu, saat ia berbaring malam hari dan menatap bintang-bintang, berkata:
'Hari ini lebih baik dari pada yang lalu. Karena anak-anakku sudah belajar daya tahan

Menghadapi beban hidup. Kemarin malam aku memberi mereka keberanian. Hari ini saya

Memberi mereka kekuatan.'



Keesokan harinya, ada awan aneh yang menggelapkan bumi.
Awan perang, kebencian dan kejahatan.
Anak-anak itu meraba-raba dan tersandung-sandung dalam gelap.

Ibunya berkata: 'Lihat keatas. Arahkan matamu kepada sinar.'

Anak-anak menengadah dan melihat diatas awan-awan ada kemuliaan abadi

Yang menuntun mereka melalui kegelapan
Dan malam harinya ibu itu berkata: 'Ini hari yang terbaik.
Karena saya sudah memperlihatkan Allah kepada anak-anakku.



Hari berganti minggu, bulan, dan tahun.
Ibu itu menjadi tua, dia kecil dan bungkuk.

Tetapi anak-anaknya tinggi dan kuat dan berjalan dengan gagah berani. 
Saat jalannya sulit, mereka membopongnya; karena ia seringan bulu.

Akhirnya mereka sampai ke sebuah bukit. Dan di kejauhan mereka melihat

Sebuah jalan yang bersinar dan pintu gerbang emas terbuka lebar.

Ibu berkata: 'Saya sudah sampai pada akhir perjalananku.

Dan sekarang saya tahu, akhir ini lebih baik dari pada awalnya.

Karena anak-anakku dapat berjalan sendiri dan
anak-anak mereka ada di belakang mereka.'
 

Dan anak-anaknya menjawab: "Ibu selalu akan berjalan bersama kami...
Meski ibu sudah pergi melewati pintu gerbang itu.'

Mereka berdiri, melihat ibu mereka berjalan sendiri...
dan pintu gerbang itu menutup sesudah ia lewat.

Dan mereka berkata: "Kita tak dapat melihat ibu lagi.
Tetapi dia masih bersama kita.

Ibu seperti ibu kita, lebih dari sekedar kenangan.
Ia senantiasa hadir dan hidup.


Ibumu selalu bersamamu….
Ia adalah bisikan daun saat kau berjalan di jalan

Ia adalah bau pengharum di kaus kakimu yang baru dicuci

Dialah tangan sejuk di keningmu saat engkau sakit.

Ibumu hidup dalam tawa candamu.

Ia terkristal dalam tiap tetes air mata.

Dia lah tempat engkau datang, dia rumah pertamamu.

Dia adalah peta yang kau ikuti pada tiap langkahmu.

Ia adalah cinta pertama dan patah hati pertamamu.

Tak ada di dunia yang dapat memisahkan kalian.


Tidak waktu, ruang, bahkan tidak juga kematian!

 


Teruskan pada semua ibu dan anak-anak yang kau kenal.

Semoga kita tidak pernah mengandaikan begitu saja ibu kita…


Teruskan juga pada para laki-laki…. Karena mereka juga punya ibu.

Posted at 09:51 am by ynugraheni
Make a comment  

Tuesday, October 07, 2008
11 Bulan sudah

Eleven month :) Ya alhamdulillah...anak lelakiku sudah menginjak usia yang ke sebelas bulan. Tentunya suatu anugrah yang tiada terkira, melewati masa-masa suka dan duka bersama anak tercinta.

Serba serbi di 11 bulan



Menginjak usia bulan ke-11, kepintaran Farras semakin bertambah. Keinginannya untuk mengeksplorasi lingkungan semakin meningkat. Segala sesuatu benda yang bisa dijangkaunya akan dia ambil, dan seandaianya berada di atas suatu tempat misal : lemari, rak, keranjang, dsb maka akan dia turunkan. Jika belum bisa dijangkau dia akan berusaha terus untuk meraihnya dengan cara berjinjit, naik pada benda-benda yang lebih tinggi dsb. Hal itu akan terus dilakukan meskipun benda-benda tersebut dikembalikan pada tempatnya. Senang mengeluarkan benda atau sesuatu dari wadahnya yang kemudian dia masukan lagi, semisal mengeluarkan barang dari tas kemudian memasukannya lagi, mengeluarkan kartu/kertas/uang dari dompet kemudian memasukannya lagi pada tempat semula.

Farras sudah mengerti fungsi dari suatu benda, misal tutup botol akan diapasangkan pada botolnya dengan pas, menyisirkan rambut orang lain dengan sisir, menempelkan telepon genggam atau remote di telinganya seperti orang yang sedang menelepon. Bisa mengambil makanan dari piring atau mangkok dengan sendok sendiri. Mengambil kaos kaki atau celana sendiri kemudian diberikan kepada orang lain untuk memasangkannya dengan cara mengacungkan/memberikan kakinya. Mengambil kain selendang sendiri dan memberikannya pada orang lain untuk minta digendong. Memberikan makanan atau benda pada orang lain ketika diminta dan jika itu makanan akan dia masukan (disuapkan) pada orang yang memintanya. Sudah mengerti milik sendiri, semisal mainan atau barang kesukaan dia dimainkan orang lain, maka dia akan memintanya atau mencoba mengambilnya kembali.

Farras akan berteriak untuk mendapat perhatian dari orang disekitarnya, akan merasa cemas dan khawatir ketika ditinggalkan orang terdekatnya (terutama bundanya). Akan merespon dengan gerakan kepala atau tangan atau badan ketika ada suara melodi, akan mengangguk-angguk seperti orang naik kuda ketika dibilang cari atau naik kuda. Merespon dengan cepat ketika ada benda/hewan bergerak, senang mengajak tertawa bayangannya sendiri di cermin.

Berjalan di dinding/rembetan dengan sebelah tangan semakin mahir dan tahan berdiri lama dengan berpegangan, sudah bisa berpindah-pindah dengan cara rembetan dari satu tempat ke tempat yang lainnya yang posisinya agak berjauhan (misal, merembet dari lemari ke rak atau kursi, dari pintu ke orang berdiri di dekatnya). Sudah bisa mendorong kursi plastik dengan posisi berjalan, menuntun sepeda dan benda beroda lainnya dengan sendiri.


Kaki dan Sepatu.

Kaki anak mungkin kelihatan aneh pada usia ini. Kebanyakan anak kecil mulai berdiri di atas apa yang tampak seperti kaki yang tergulung. Ketika mereka mulai menyeimbangkan dengan kaki-kaki terbuka lebar, kaki-kaki tersebut membengkok keluar dan mereka kelihatan seperti bebek berjalan.
Ketika anak kecil belajar berjalan, mereka mendapat keseimbangan, tidak lagi perlu langkah yang lebar, dan memiliki kaki dan lengkung yang lebih kuat. Sewaktu belajar berjalan, anak kecil perlu bisa mencengkeram dengan jari-jari kakinya; sepatu dengan sol sangat lunak atau kaki telanjang jauh lebih bagus dari sol keras.

Kemajuan Fisik.

Kebanyakan bayi berusia 11 bulan sedang menuju ke langkah pertama  kemandirian, begitu pula Farras Smile meskipun kebanyakan tidak akan mendapatkannya di bulan ini. Kebanyakan bayi usia ini akan telah menggunakan alat bantu jalan mereka sendiri dari kursi yang ringan atau kereta bayi.
Bayi umumnya akan dapat menjatuhkan dan memungut mainan dengan satu tangan sambil disanggah oleh tangan yang lain. Beberapa ahli dalam membesarkan anak tidak menyarankan penggunaan alat bantu berjalan (walker) karena banyak menimbulkan kecelakaan dan mungkin menghambat perkembangan otak-otot mereka. Sebaiknya bila ingin menggunakannya juga, janganlah terlalu sering. Farras juga tidak menggunakan walker karena badannya panjang jadi suka terjepit kakinya cry
Kebanyakan bayi menunggu sampai usia ini untuk mulai “menjelajah”, berjalan kesamping sambil menarik badan mereka sepanjang tempat tidur atau sofa dengan tangannya.
Sampai bulan kesebelas, kebanyakan anak mengetahui sedikit kata-kata dan dapat menyebutkan nama barang, meskipun mereka masih berbicara tidak keruan. Anak pada usia ini memiliki pegangan keras, dengan jempol dan telunjuk, dan tidak mengalami kesulitan memegang benda kecil seperti kismis. Mereka juga tidak kesulitan untuk meletakkan benda-benda kecil di mulut. Sebaiknya menjauhkan benda-benda semacam itu dari mereka karena ukurannya cocok untuk menyumbat tenggorokan bila si anak menelannya.

Ya dan Tidak.

Sekitar usia ini, kebanyakan bayi mulai menyadari perbedaan antara baik dan nakal, dan untuk mencoba kata tidak. Inilah pola yang akan menjadi sangat lumrah pada bagian awal tahun kedua. Sekitar ulang tahun pertama, seorang bayi mungkin mulai berkata “tidak” secara terus menerus, diikuti oleh gelengan kepala. Anak-anak kecil sangat menyenangi hal ini dan mereka mungkin menolak untuk digantikan baju, menolak makan, menolak mandi, dan seterusnya.

(Eating, Activity, Sleeping, You)

EATING
Pola makan : Kalau menunya tidak suka cukup 1 suapan saja, dilepehin, dan GTM (gerakan tutup mulut). Kalau suka paling-paling butuh waktu ¾ jam untuk menghabiskan porsinya yang sekali makan ½ mangkuk pigeon baby. Makan sudah jarang diemut tapi dikunyah. Kalau sudah kenyang GTM atau memalingkan wajahnya atau dilepeh.
Model makanan nya sudah semi padat seperti nasi lembek dan sayur seperti sop. Sehari makan besar 3 x dan makan selingan 2 x yaitu buah2 an. Selain itu untuk selingannya juga ada biscuit baby choice.
Minum air putih sudah mulai belajar menggunakan spout tapi masih sering kesedak tuh.
Minum susunya masih seperti biasa, sukanya ASI tiap 4 jam sekali. Sehari bisa 5 x minum, masing2 80 ml, klo ditambah air jadinya 100 ml an lah. Kalau malam saat tidur bisa terbangun karena lapar sampai 3 x.

ACTIVITY
Aktivitas sehari-hari :
Aktivitas yang paling disuka pastilah aktivitas yang penuh semangat seperti berdiri duduk tanpa pegangan, bergoyang2, merambat, mengambil barang2 yang ada disekitarnya, memasukkan semua barang kedalam mulutnya, minimal ngicipin rasanya...hehehe, dan sekarang suka pada barang2 yang kecil, motorik halus nya mulai tampak. Farras suka menjumput kertas, tisue, benang, tali, semut berjalan, kotoran di lantai, makanya musti ekstra pengawasan nih.
Nih yang lagi asyik masukin sungut uler ke dalam mulut....
Kalau berjalan sudah bisa tapi dengan pegangan (dititah), dorong2 kursi plastik, kursi baso, container. Nah klo berjalan tanpa pegangan masih belum bisa, pernah saat mau minta gendong bunda, paling 2 langkah lalu sampai di gendongan d.
Kalau dulu mengeluarkan barang dari kotak masih gak sabar, biasanya diangkat kotaknya lalu dikocak2, barangnya keluar semua dech. Nah, setelah diajarin bunda untuk keluarin barang satu per satu akhirnya Farras bisa juga. Tapi untuk masukin barang ke kotak masih gak mau tuh. Maunya bongkar tapi gak bisa pasang...hehehe.

Mandi ? Sehari 2x yaitu pagi, jam 06 atau 06.30 pagi setelah bangun tidur dan jam 3.30 atau 4.30 sore. Sudah mandi di kamar mandi sejak usia bayi, sambil bermain bola dan kecipak kecipuk air.
BAK & BAB? Pagi setelah bangun tidur kalau dicatur (diangkat kakinya keatas sambil tiduran) suka mau BAB. kadang kalau sama ayahnya suka kelewatan tau-tau sudah BAB di celana tapi sudah lumayan rutin, BAB tiap pagi, sehari sekali (itu kalau tidak lagi diare).
BAB masih belum di kamar mandi, jam2 nya belum terbiasa juga. Klo diajarin ngeden kadang mau kadang malah ketawa ketiwi.

SLEEPING
Nah, ini juga rada berantakan karena tidur pagi kadang jam 9 kadang jam 10.
Farras bobo di kasur kamar bareng ayah bundanya, tapi kalau sedang nonton TV ya di ruang TV.

Pola Tidur : Sehabis mandi & makan pagi biasanya tidur ½ - 1 jam, siang jam 1 an tidur 1½ - 2 jam an, sore jam 6 an or menjelang magrib bobo sampai pagi. tapi kalau bangun malam bisa sampai 1 - 2 jam terbangun baru mau bobo lagi. Nah, kalau sudah kebangun malem gitu besok paginya bangun agak siang jam 6an, tapi kalau jam 6 an sudah bobo biasanya jam 4 pagi sudah bangun. Biasanya bobo selalu diawali dari mik susu di pangkuan bunda, dinyanyiin atau diajarin berdoa lalu bobo.
Nah, kadang2 tanda2 mengantuk ada yang terlewatkan seperti menguap, kucek2 mata, dan akhirnya Farras menjadi rewel, digendong gak mau, ditidurkan gak mau. Kalau sudah begini bunda bingung d, akhirnya main2 aja.

Nah, satu lagi yang bunda masih gak terlalu ngerti nih. Malam2 kadang2 Farras masih terbangun entah karena kaget, mimpi, atau seringkali karena perut gak enak, kentut2, dan kalau sudah nangis kenceng tuh bisa pake acara muntah segala. Solusinya so pasti minyak telon dibalur ke seluruh tubuh terutama perutnya, lalu digendong2 dalam posisi perut menghadap ke perut / dada, biar terasa hangat. Kadang juga hanya nangis sebentar atau dinenenin, ditepuk2 aja lalu bisa bobo lagi.
Untuk urusan "Sleeping" ini, bunda musti benar2 mempelajari pola Farras biar Farras bisa tidur nyenyak, karena perkembangan otak sebagian besar adalah pada saat anak tidur.

Nah, bagaimana dengan Y alias You...dalam artian disini Ayah dan Bunda tentunya.
Ayah & Bunda masih bisa melakukan kegiatan rutin sehari2? mulai dari bekerja sampai hanya sekedar makan berdua di luar.
Big Smile yang jelas Bundanya belum bisa karena Farras lebih dekat ke Bunda jadi Bunda khawatir, bunda lebih sering ijin kerja, tapi kadang pulang kerja bunda masih sempat2 in masak di rumah, meski seklarang sudah ada pembantu lagi yang bantuin.
Kalau hari Sabtu Minggu bunda masih sempat pergi belanja ke pasar, belanja ke supermarket, dan tentunya kalau hari libur bisa jalan-jalan
Smile atpi bareng-bareng sama ayah dan Farras.

Nah....kayanya segitu dulu nih serba serbi 11 bulannya jagoan kami...c u next time

Posted at 09:00 am by ynugraheni
Comment (1)  

Wednesday, October 01, 2008
Met Lebaran......:)



Assalamualaikum Wr. Wb.



The holy and graceful Ramadhan has past.
On this special occasion I would like to wish you and your family:

"Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.
Kullu 'amin wa antum bi khoir"

Happy Eid ul-Fitr 1429 H

Please forgive my intentional or intuitively mistakes in the past, and
may God always bless us. Amen.

Setiap habis Ramadan

Hamba rindu lagi Ramadan

Saat padat beribadah

Tak terhingga nilai mahalnya

Setiap habis Ramadan

Hamba cemas kalau tak sampai

Tolong tambah umur hamba setahun lagi

Berilah hamba kesempatan

................

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Posted at 08:40 am by ynugraheni
Make a comment  

Monday, September 15, 2008
Bunda jadi guru nyanyi



Sejak Farras beberapa kali sering sekali sakit, bunda jadi harus pinter ngehibur saat sakitnya mulai dirasa, selain dengan mengusap punggung dan perutnya, bunda juga menyanyi untuk Farras. Kegiatan menyanyi ini tentu saat Farras sudah tenang, tidak rewel dan sedang dalam tahap penyembuhan.

Alhamdulillah, masih banyak ternyata lagu anak-anak yang bunda inget, meski tidak inget sekali liriknya. Ini dia beberapa lagu yang sekarang ini jadi kegiatan rutin pengantar tidur Farras atau pendamping bermain Farras.

Sim Sim Terima Kasim

sim sim terima kasim sim
simpak daun rambutan tan
tanduk ular mati ti
tikus main di loteng teng
tengok ayam bertelur lur
lurik jalannya laju ju
jual minyak wangi ngi
ngitung duit seperak rak
rakus makanan sapi pi
pitak pala si ole le
lenong maen di kampung pung
pungut anak perawan wan
wani jago gendang dang
dangdut dangdut dangdut dangdut

Aku Seorang Kapiten

Aku seorang Kapiten
mempunyai pedang panjang
Kalau berjalan prok-prok-prok
Aku seorang kapiten

Balonku

Balonku ada lima
Rupa-rupa warnanya
Hijau, kuning, kelabu
Merah muda dan biru
Meletus balon hijau DOR!
Hatiku sangat kacau
Balonku tinggal empat
Kupegang erat-erat

Bangun Tidur

Bangun tidur kuterus mandi
Tidak lupa menggosok gigi
Habis Mandi kutolong ibu
Membersihkan tempat tidurku

Bintang Kecil

Bintang kecil, di langit yang tinggi
Amat banyak, menghias angkasa
Aku ingin, terbang dan menari
jauh tinggi ke tempat kau berada

Bintang Kejora

Kupandang langit penuh bintang bertaburan
Berkelap kelip seumpama bintang berlian
Tampak sebuah lebih terang cahayanya
Itulah bintangku Bintang Kejora yang indah s'lalu

Bunda Piara

Bila kuingat lelah
ayah bunda
Bunda piara piara akan daku
sehingga aku besarlah

Waktuku kecil hidupku
amatlah senang
senang dipangku dipangku dipeluknya
serta dicium dicium dimanjakan
namanya kesayangan

Burung Kakaktua

Burung kakaktua
hinggap di jendela
Nenek sudah tua
giginya tinggal dua

Trek-jing ... trek-jing ...
Trek-jing tra-la-la
Trek-jing ... trek-jing ...
Trek-jing tra-la-la

Trek-jing ... trek-jing ...
Trek-jing tra-la-la
Burung kakaktua

Cicak-cicak di Dinding

cicak-cicak di dinding
diam diam merayap
datang seekor nyamuk
hap ... lalu ditangkap

 

Dua Mata Saya

dua mata saya
hidung saya satu
dua kaki saya pakai sepatu baru dua telinga saya yang kiri dan kanan satu mulut saya
tidak berhenti makan

Gelang Sipaku Gelang

gelang sipaku gelang
gelang si rama rama

mari pulang
marilah pulang
marilah pulang
bersama-sama

mari pulang
marilah pulang
marilah pulang
bersama-sama

Sayonara sayonara
Sampai berjumpa pulang

Sayonara sayonara
Sampai berjumpa pulang

Buat apa susah Buat apa susah
Susah itu tak ada gunanya

Ibu Kita Kartini

Penggubah: WR Supratman

ibu kita Kartini, putri sejati
putri Indonesia, harum namanya

ibu kita Kartini, pendekar bangsa
pendekar kaumnya untuk merdeka

wahai ibu kita Kartini
putri yang mulia
sungguh besar cita-citanya
bagi Indonesia

Ibu Pertiwi

kulihat ibu pertiwi
sedang bersusah hati
air matamu berlinang
mas intanmu terkenang

hutan gunung sawah lautan
simpanan kekayaan

kini ibu sedang susah
merintih dan berdoa

kulihat ibu pertiwi
kami datang berbakti
lihatlah putra-putrimu
menggembirakan ibu

ibu kami tetap cinta
putramu yang setia
menjaga harta pusaka
untuk nusa dan bangsa

Kasih Ibu

Kasih ibu,
kepada beta
tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi,
tak harap kembali,
Bagai sang surya, menyinari dunia.

Kebunku

Lihat kebunku
penuh dengan bunga

ada yang putih,
dan ada yang merah

setiap hari
kusiram semua
mawar melati,
semuanya indah!

Kring Kring...

 (1)
Kring-kring-kring ada sepeda
Sepedaku roda tiga
Kudapat dari ayah
karena rajin belajar

(2)
Tok-tok-tok ada sepatu
Sepatuku kulit lembu
Kudapat dari ibu
karena rajin membantu

Layang-layang

Kuambil buluh sebatang
Kupotong sama panjang
Kuraut dan kutimbang dengan benang
Kujadikan layang-layang

Bermain berlari
Bermain layang-layang
Berlari kubawa ke tanah lapang
Hatiku riang dan senang

Naik Delman

Pada Hari Minggu ku turut ayah ke kota
naik delman istimewa ku duduk di muka
Ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja
mengendarai kuda supaya baik jalannya

Tuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk
Tuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak suara s'patu kuda

Naik Gunung

Naik - naik, ke puncak gunung
tinggi - tinggi sekali
Naik - naik, ke puncak gunung
tinggi - tinggi sekali

Kiri - kanan kulihat saja
banyak pohon cemara
Kiri - kanan kulihat saja
banyak pohon cemara

Naik Kereta Api

Naik kereta api ... tut ... tut ... tut
Siapa hendak turut
Ke Bandung ... Surabaya
Bolehlah naik dengan percuma
Ayo temanku lekas naik
Keretaku tak berhenti lama

Cepat kretaku jalan ...tut...tut...tut
Banyak penumpang turut
K'retaku sudah penat
Karena beban terlalu berat
Di sinilah ada stasiun
Penumpang semua turun

Nina Bobo

Nina bobo oh nina bobo
Kalau tidak bobo digigit nyamuk

-> sering ditambahkan:

Tidurlah sayang, adikku manis...
Kalau tidak bobo digigit nyamuk

Pelangi

Pelangi pelangi
alangkah indahmu
Merah, kuning, hijau
di langit yang biru

Pelukismu Agung, siapa gerangan
Pelangi, pelangi, ciptaan Tuhan!

Pergi Belajar

oh, ibu dan ayah, selamat pagi
kupergi sekolah sampai kan nanti

ibu dan ayah:

selamat belajar nak penuh semangat
rajinlah selalu tentu kau dapat
hormati gurumu sayangi teman
itulah tandanya kau murid budiman

Satu satu aku sayang ibu

Satu satu, aku sayang ibu!
Dua dua, juga sayang ayah!
Tiga tiga.. sayang adik kakak!
Satu-dua-tiga, sayang semuanya!

Selamat Ulang Tahun

Selamat
Ulang tahun,
Kami ucapkan.

Selamat
Panjang umur!
Kita 'kan doakan.

Selamat
Sejahtera, sehat sentosa!!

Selamat panjang umur
dan bahagia!

Si Kancil Nakal

Si Kancil anak nakal
Suka mencuri timun
Ayo lekas ditangkap
Jangan diberi ampun

Soleram

Soleram soleram
Soleram anak yang manis
Anak manis janganlah dicium sayang
Kalau dicium merahlah pipinya

Anak manis janganlah dicium sayang
Kalau dicium marahlah pipinya

Topi Saya Bundar

Topi saya bundar.
Bundar topi saya.

Kalau tidak bundar,
bukan topi saya!

Anjing kecil

Aku punya anjing kecil
Kuberi nama Helly
Dia senang bermain-main
Sambil berlari-lari
Helly! Guk! Guk! Guk!
Kemari! Guk! Guk! Guk!
Ayo lari-lari...
Helly! Guk! Guk! Guk!
Kemari! Guk! Guk! Guk!
Ayo lari-lari

Kupu-Kupu

Kupu-kupu yang lucu
kemana engkau terbang
hilir mudik mencari
bunga-bunga yang kembang
berayun ayun
pada tangkai yang lemah
tidakkah sayapmu
merasa lelah
.............
Adik siapa itu
punya empat mata
mungkin mencari kamu
lekaslah sedia
.............
jangan buang kulit pisang sembarangan
disana t'lah ada keranjang kotoran
bila adik yang baru pandai berjalan
terinjak kulit pisang di kaki kanan
adik jatuh menangis mengerang erang
sebab salah sipembuang kulit pisang
............
Lihat ibu keretaku yang baru
cukup besar buat ayah dan ibu
roda empat buatanku sendiri
dari kulit buah jeruk bali


NAIK BECAK

saya mau tamasya
berkeliling keliling kota
hendak melihat-lihat keramaian yang ada
saya panggilkan becak
kereta tak berkuda
becak, becak, coba bawa saya

saya duduk sendiri sambil mengangkat kaki
melihat dengan asyik
ke kanan dan ke kiri
lihat becakku lari
bagaikan tak berhenti
becak, becak, jalan hati-hati

Burung Kutilang

dipucuk pohon cempaka
burung kutilang berbunyi
bersiul, siul sepanjang hari
dengan tak jemu jemu
mengangguk angguk sambil berseru
trilili lili lilili

sambil berlompat lompatan
paruhnya slalu terbuka
digeleng gelengkan kepalanya
mnentang langit biru
tandanya ia suka berseru
trilili lili lilili


...........
aku hendak kepekan mau beli ikan
kumasak dengan santan untuk ayah makan
ini ikan tengiri siapa yang punya
aku hendak memberi murahkan harganya
ini uang setali jangan ikat lagi
............
hari sudah tinggi
.............
bunga didalam tamanku
merah putih kuning ungu
setiap hari ku .........
.........

NENEK MOYANGKU

nenek moyangku orang pelaut
gemar mengarung luas samudra
menerjang ombak tiada takut
menempuh badai sudah biasa

angin bertiup layar terkembang
ombak berdebur di tepi pantai
pemuda b'rani bangkit sekarang
ke laut kita beramai-ramai


...
belalai gajah panjang
bulu kucingku belang
Tuhan maha penyayang
anak-anak disayang

Bunda Piara

Bila kuingat lelah ayah bunda
Bunda piara piara akan daku
sehingga aku besarlah

Waktuku kecil hidupku amatlah senang
senang dipangku dipangku dipeluknya
serta dicium dicium dimanjakan
namanya kesayangan



Posted at 09:41 am by ynugraheni
Make a comment  

Tuesday, September 09, 2008
Genap 10 Bulan

Created With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.com     Created With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.com     Created With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.comCreated With MySpace Glitter Text Generator at www.freeglittergraphics.com



10 bulan yang berat untukku sebagai seorang Ibu menemaninya, pasti juga untuk putraku. Dari awal bulan,  pengasuh yang baru saja sebulan menemani dan berkenalan dengan putraku harus pulang dikarenakan ibunya sakit. ini berimbas ke kehidupan keluargaku, aku ga punya pengasuh yang menjaga putraku saat aku sedang bekerja. Alhamdulillah aku punya seorang tetangga yang baik, yang bersedia menjaga anakku saat aku bekerja, putraku pun sudah dekat dengan beliau, walaupun putraku susah untuk bersama orang lain tapi bersama bude(panggilan ke tetanggaku) dan keluarganya ia sangat dekat dan merasa nyaman.

2 hari, aku ajak ke kantor, yang hasilnya aku tidak dapat melakukan apa-apa selain mengurus putraku karena suasana kantor sangat tidak nyaman bagi anak kecil apalagi seorang bayi. Akhirnya 4 hari aku titipkan putraku ke tetanggaku.

Karena putraku mudah sekali stres ditambah dia punya alergi, penyesuaiannya dengan pengasuh baru saja sudah membuat dia stres maka akibatnya awal bulan di usia 9 bulan lebih, putraku terkena diare.

Pertengahan bulan aku menelpon ibuku untuk menjaga anakku sementara waktu setidaknya sampai pekerjaanku dikantor yang sedang dikejar deadline selesai. Alhamdulillah saat itu ibuku bisa dan alhamdulillah jg dapat pengasuh yang bisa dibawa ke Bandung.

Sepekan berlalu, putraku harus menyesuaikan lagi dengan pengasuh barunya, meski ditemani oleh ibuku tapi tetap saja putraku stres. Ibu juga banyak tugas yang menanti di jawa akhirnya Ibu pulang karena dipikir sudah ada pengasuh.

Tak disangka, pengasuh yang ini sangat-sangat tidak sopan dan berani melawan, akhirnya aku hanya bs bersabar, aku pikir setidaknya sampai lebaran, sesudah itu aku tidak mau lagi memeakai pengasuh kurang ajar ini, pekerjaan rumah banyak yang aku selesaikan sendiri, sementara pengasuh itu bisanya cuma mengeluh dan tidur. Masya Allah.....

Akibat pengasuh yang seperti itu putraku di pertengahan bulan kena muntaber.....Robbana....apalagi cobaan yang Engkau berikan kepada keluargaku. Berilah hamba kesabaran ya Robb.

Setelah malamnya putraku beberapa kali muntah-muntah dan diarea, paginya aku dan suami langsung membawanya ke rumah sakit. Setelah diperiksa, alhamdulillah putraku tidka dehidrasi. Hasil cek fasesnya juga diare hanya dikarenakan oleh virus tanpa bakteri yang jika virus itu menyerang orang dewasa tidak membahayakan dan tidak mendyebabkan diare. Tetapi sejak lahir memang putraku punya kelemahan dipencernaannya jadi begitulah akibatnya.

Dokter spesialis anak yang menagani putraku saat itu tidak memberikan anti biotik, hanya suplemen/nutrisi pencernaan untuk menguatkan pencernaan putraku saja.

Tiga hari berlalu, diare putraku tidak menunjukkan perubahan, hanya frekunsinya saja yang sedikit berkurang. Tapi fesesnya masih cair. Akhirnya hari ketiga aku dan suami membawanya lagi ke rumah sakit yang sama. Dokter specialis anak yang kebetulan temanku akhirnya menyarankan untuk cek feses lagi. Tapi aku tidak tega untuk mengambil feses anakku secara paksa, akhirnya suamiku minta tolong dokter specialis anak temanku itu untuk mengambil feses putraku dengan menggunakan alat.

Setelah 1 jam menunggu di laboratorium cek feses putraku, akhirnya keluar hasilnya : laktosa : POSITIVE, lemak : POSITIVE yang lain-lainnya alhamdulillah : NEGATIVE. Masih tidak ditemukan bakteri, hanya virus yang tidak membahayakan.

Akhirnya suamiku meminta dokter specialis anak temenku itu untuk memberi resep obat paten, karena diare putraku sudah masuk hari ke 4. Saat itu memang dikasih anti biotik. Tapi susah sekali memberi obat ke putraku, selain memang sedang sakit, dia memang tau rasa obat yang kurang enak. Ditambah memang makannya putraku sedikit susah.

Saat pertama kali kena muntaber itu, aku langsung telpon ibuku untuk datang lagi menemani cucunya karena aku sudah terlanjur menerima tawaran mengajar dan pekan itu aku harus sudah mulai mengajar. Disamping itu aku sangat-sangat khawatir anakku diasuh oleh pengasuh yang kurang ajar itu, apalagi dirumah tidak ada siapa-siapa, sementara tetangga hanya bisa mengawasi dari jauh dan tidak setiap saat, Alhamdulillah, Ibu bisa datang lagi. Dan ternyata, baru aku tau memang pengasuh itu orangnya agak kurang waras, deuh ya Rob..... teledor sekali yaaa yang nyariin pengasuh itu. Alhamdulillahnya putraku tidak pernah ditinggal sendirian dengan pengasuh stres itu.

Tadinya setelah putraku sembuh aku akan minta ibu membawa pulang pengasuh itu, biarlah putraku sementara aku bawa ke kantor atau aku titipkan ke tetangga, daripa diasuh oleh orang yang stres dan kurang ajar. Tapi, dasar orang kurang waras, dia kabur tanpa sepengetahuanku. MasyaAllah... ada -ada aja. Untung orang tuaku tau tempat tinggalnya dikampung, akhirnya besoknya Bapakku ricek ke rumahnya apakah sudah sampai rumah apa belum. Alhamdulillah sudah sampai, jadi aku tidak punya tanggung jawab lagi terhadap pengasuh itu.

Setelah kejadian itu aku baru sadar, ternyata putraku sakit bukan karena apa-apa tetapi lebih kepada stres. Pertama ganti-ganti pengasuh, baru saja menyesuaikan dengan pengasuh baru sudah ganti lagi dengan orang lain dan pengasuh lain. Ditambah pengasuh baru orangnya tidak telaten dan teledor, lebih-lebih saat diasuh oleh pengsuh yang stres, tambah deh putraku ikut stres jadi kena deh pencernaannya.

Ya Rob, setelah kejadian-kejadian itu, hamba hanya memohon kepada-Mu, lindungilah putraku, amanah dari-Mu, seorang anak yang memang telah Engkau titipkan kepada keluarga kami. Jauhkan dari segala macam marabahaya, lindungilah dari segala macam penyakit, dan selamatkanlah dunia dan akhiratnya. Amin.

Tepat diusia 10 bulan, alhamdulillah setelah 10 hari berjuang dengan stres dan diarenya, putraku berangsur sembuh. BABnya sudah mulai bagus, nafsu makannya juga sudah mulai baik.

Karena Ibuku punya tanggung jawab di rumah, akhirnya satu-satunya pilihan adalah puntraku dititpkan ke tetangga, karena pengasuh baru belum tentu sebaik dengan tetangga. Paling tidak selama bulan ramadhan ini. Setelah lebaran mudah-mudahan putraku sudah bisa jalan, dan pekerjaanku dikantorpun tidak sesibuk sekarang. Jadi nanti putraku bisa aku ajak kekantor.

Putraku sayang... hari ini usiamu sudah 10 bulan lebih 2 hari.... Bunda selalu mendoakanmu nak.... jadi anak yang sholeh ya nak ya.... anak yang sehat selalu anak yang bisa menjadi penyejuk mata Bunda dan Ayah, berguna untuk agama dan sesama, kelak jika engkau baca tulisan Bunda ini, mudah-mudahan engkau selalu ingat, kalau ayah dan bunda sayang Faras. Cepat besar ya nak......

Karena sakit, aku tidak banyak melihat kemajuan putraku, selain mulai senang berdiri pegangan dan mulai belajar berdiri tanpa pegangan dan merangkak sangat cepat. Mudah-mudahan kesedihan dibulan kemarin tidak akan pernah terulang lagi dibulan-bulan berikutnya. Dan mudah-mudahan bulan depan banyak cerita yang indah yang bisa aku tuliskan. Amin.

Posted at 09:07 am by ynugraheni
Make a comment  

Monday, September 01, 2008
Ramadhan 1429H


Posted at 10:47 am by ynugraheni
Make a comment  

Thursday, August 07, 2008
Si Ganteng Sholehku hari ini genap 9 Bulan

Foto terbarunya Farras masih diflashdisknya Ayah...bunda lupa ngopiin, jd bsk2 yaaa foto terbarunya Farras



Tak terasa sudah tanggal 7 lagi......, itu artinya usia anakku nambah satu bulan Big Smile Alhamdulillah si ganteng dan sholehku hari ini genap berusia 9 bulan. Kalo diingat-ingat antara usia 6 sampai 9 bulan ini banyak banget yaaa perkekembangannya. Dari usia 6 bulan belajar makan, trus belajar duduk sudah itu belajar merangkak n sekarang belajar berdiri. Belum perkembangan psikologinya, wahhhh subhanallah banget deh. Bener kata orang, punya anak itu amazing banget deh Big Smile

Diusia menginjak 9 bulan kemaren banyak kejadian yang bikin aku sebagai ibunya cukup miris, pusing, khawatir dan sedih. Segala macem perasaan yang ga enak campur jadi satu kaya nano-nano. Bayangin aja, hampir selama 2 pekan Farras kena diare. Dan yang lebih aku tambah miris dan ga tega setiap habis BAB yang hanya berupa cairan Farras nangis teriak-teriak, sampai pada klimaksnya hari ke-3 diare tengah malam jam 1.30 pagi aku bawa Farras ke UGD RS Umum Daerah Cibabat Cimahi. Pas sampai disana si dokter minta untuk diinfus n dirawat, kebayang deh saat dokter menyarankan untuk itu. Anak selincah Farras, meski sedang sakit Farras alhamdulillah tetep lincah loooo, harus diinfus?! Wah yang ada jg infusnya dicabut-cabut ama dia ato kl ga yang ada Farras teriak2 berontak. Ga kebayang deh pokoknya. Mungkin dokter menyarankan seperti itu karena takut Farras dehidrasi, karena sebelumnya aku cerita BABnya hampir 1,5 jam sekali. tapi meski diare Farras alhamdulillahnya lagi masih mau ko makan n minum meski sedikit, jadi aku berkeyakinan bahwa cairan yang hilang masih bs diganti dengan makan minumnya.

Disarankan seperti itu aku dan suami berunding sejenak, masalahnya kan repot bow....trus money...trus ini itu. Kemudian melihat kondisi Farras masih kuat ga lemes n ga dehidrasi jadi akhirnya diputuskan untuk ga malam itu kalopun harus dirawat, tapi dibawa pulang dl, kasih obat n kita tunggu reaksinya sehari dua hari. Kalo ga ada perubahan ato makin memburuk baru kita bawa lagi ke RS, n dokternya si OK OK aja. Ya sudah, setelah menebus obat aku bawa pulang Farras ke rumah.

Besoknya aku kasih tu obat-obatnya. Sedih siii sebenarnya karena harus mengkonsumsi antibiotik, tapi apa boleh buat. Demi kesembuhannya aku cekokin juga meski masih seperti dl susah dehhhh untuk minum obat Shocked

Empat hari berlalu n memang ada perubahan setelah minum obat. Sebelumnya kalo Farras sakit aku memang berusaha untuk tidak selau memberi obat takut jd kecanduan lagi pula kan masih bayi gitu loooo, jadi saat diare itu aku baru kasih obat setelah dibawa ke RS.

Eh knapa Farras kl habis BAB teriak-teriak? Ternyata selidik punya selidik karena disekitar anusnya lecet, mungkin pedih yaaaa... Wahhh ini gara-gara pembantuku yang seenaknya aja kl nyebokin Farras Angry. Akhirnya aku ganti pake kapas kalo nyebokin n aku kasih betadin yang lecet itu. Sebelumnya kl nyebokin pake tisue mungkin tisue agak kasar yaaa jadi bikin lecet disamping sipembantu yang terlalu keras saat membasuhnya.

Seminggu minum obat baru deh Farras sembuh benar, karena kl diare kan tidak boleh langsung mampet, kalo langsung mampet malah bahaya, jadi secara bertahap diare Farras alhamdulillah sembuh dibantu minum obat n makan banyak.

Bener-bener deh pengalaman yang bikin stres, aku jadi merasa bersalah banget karena aku percaya aja ke pembantu soale ada 2 pembantu saat itu, pembantu lamaku yang akan pulang dan pembantu baruku yang sedang diajarin sama pembantu lamaku. E... ga taunya, ini analisaku aja yaaa+suudzonku (astagfirullah...) Farras diare karena makanan yang dibuat sendiri ga steril, ini jg aku nyuruh ke pembantu untuk bikin makanannya Farras, bubur tim. Kalo ga....emang diusia 8 bulan aku memplaning kan Farras untuk mulai makan bubur tim sebagai penggan bubur susu, mungkin pencernaan Farras diusia itu belum kuat benar menerima bubur tim jadi bisa jg kan diare sebagai reaksi ga kuatnya pencernaan dikasih makanan yang agak kasar. Ketiga karena bahan makanan bubur tim yang aku beli di warung sudah kadaluwarsa alias sudah terkontaminasi virus ato bakteri jahat sehingga meski sudah dimasak dengan baik tetep bikin diare. Wallahualam siii....

Tapi sekali lagi ini semua jadi pelajaran n pengalaman berharga buatku, sekaligus menyadarkan aku betapa aku sangat-sangat membutuhkan suamiku meski aku cukup mandiri tapi saat anak sakit kemaren tetep aja aku butuh pendamping meski suamiku ga banyak membantu tapi dengan dia disam[pingku aku sudah cukup tenang. Ahhh subhanallah Allah memang Maha Segala-galanya yaaa

Btw, ngomong-ngomong di 9 bulan ini ada kemajuan apa aja niiii dengan si gantengku...Mmmm sepertinya siii ga banyak kemjuan yang signifikan dari usia 8 bulan...cuma kl diusia 8 bulan kemaren masih takut-takut n pelan-pelan sekarang diusia genap 9 bulan ini sudah cukup mahir n tambah lincah. Misal dalam hal meangkak, wow.... cepet banget bow Surprise trus berdiri pegangan jg dah pinter kadang-kadang pengan cuma satu tangan n bisa sekalian muter badan Big Smile oyah mungkin tambahannya bs naik turun kasur dengan cepat tanpa jatuh lagi Big Smile trus dalam hal acak-acak ato main-main wahhh sudah deh jadi kl diingat-ingat lucu...siganteng sholehku yang acak-acak si bunda, si ayah n pengasuhnya yang beresin.

Kalo secara spikologinya siii udah pinter banget, yang jelas ga mau la yaw ikut/digendong sm orang yang belum dia kenal. Trus kalo aku, bundanya pulang dr kantor ato keluar rumah n Farrasnya ga diajak seperti yang kangen...banget pengen langsung digendong sama aku n ga sabar jd kalo dah ngeliat aku aku harus langusng gendong, kl ga mmmmm sedih banget deh nangisnya Smile

Dah cepet bosen dengan satu hal mainan, jadi harus siap sedia mainan banyak, tapi alhamdulillahnya ga susah ko nyariin mainan untuk Farras, kardus gede kosong aja bs dijadiin mainan sm Farras Big Smile

OK segitu dl yaaa ceritanya, bundanya harus presentasi nii hari ini, minta doa aja ya kesemua pembaca budiman untuk kesehatan dan keberkahan anak dan keluarga kami. Amin. Nti insyaAllah disambung lagi. C u......Wink

Posted at 08:30 am by ynugraheni
Make a comment  

Wednesday, July 09, 2008
2nd anniversary


Barokallah untuk keluargaku (aku, suami dan anakku yang pertama) di hari ulang tahun pernikahan kami yang kedua ini hamba tersungkur sujud pada-Mu ya Robb

Ya Robb
hamba mohonkan kepadaMu keberkahan dalam rumah tangga,
kami mohonkan Engkau mengekalkan pemberian Engkau atas kami,
mudah-mudahan Engkau mengumpulkan rumah tangga kami dalam kebaikan,
ya Robb  jadikan keluarga kami kelurga yang terpelihara
jadikan anak dan keturunan kami menjadi penyejuk mata kami
luaskan rizki kami, mudahkan urusan kami
selamatkan kami dunia dan akhirat
jadikan kami kembali kepadaMu dalam keadaan khusnul khotimah
Ya Robb Engkau Maha Segala-galanya
Engkau mengetahui apa kebutuhan kami
Engkau pula yang mengetahui apa yang terbaik untuk kami
ya Robb perkenankanlah doa kami
Amin

Posted at 10:24 am by ynugraheni
Make a comment  

Next Page




Bismillah...
DaisypathAnniversary Years Ticker